Welcome My Blog ----- http://arman85.blogspot.com/ ------ Follow My Blog SEMOGA BLOG INI BERMANFAAT UNTUK ANDA ---- BLOGER YANG BAIK POST KOMEN YACH
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 November 2012

Dasar Permainan Catur

Dewasa ini permainan catur telah berkembang dan menyebar ke seluruh dunia. Federasi Catur Dunia yang lazim disingkat dengan FIDE ( Federation Internationale Des Echecs ) hingga kini telah mempunyai anggota lebih dari 157 negara!

Bekerja sama dengan UNESCO ( badan PBB yang menangani bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan ). FIDE pernah mengadakan penelitian di beberapa Negara mengenai pengaruh catur terhadap pendidikan. Kesimpulannya, catur baik sekali bagi pembinaan watak serta mental, bahkan membantu meningkat kecerdasan manusia, terutama usia muda.

Dibeberapa Negara, catur digiatkan dan diperkenalkan sejak dari sekolah dasar. Catur dikatagorikan sebagai olahraga mental untuk megimbangi olahraga fisik. Beberapa pakar mengakui bahwa catur meningkatkan daya kerativitas dan mempertajam daya nalar. hampir semua ahli sependapat bahwa catur mengandung nilai-nilai ilmu, seni dan olahraga.

Di Indonesia, catur juga semakin banyak penggemarnya. Bahkan beberapa pecatur cilik Indonesia sempat mengharumkan nama bangsa dan Negara di tingkat dunia. Di Puerto Rico 1989.Irwin Irnandi tampil sebagai Juara dunia Catur untuk usia 10 tahun dan memperoleh gelar MF ( Master Fide ), sedangkan Maria Lucia Ratna Sulistya muncul sebagai Runner-up Dunia untuk kelompok putri usia 14 tahun. Kini dia sudah bergelar MIW ( Master Internasional Wanita ) dan juga bergelar Sarjana Hukum. Sepuluh tahun sebelumnya, juga di Puerto Rico 1979, Utut Adianto yang sekarang sudah termasuk Grandmaster Super di Dunia dan juga seorang Sarjana, pernah pula menjadi Runner-up Dunia untuk usia 14 tahun. Dan sekarang bermunculan Grandmaster muda yang berbakat seperti GM.Susanto Megaranto, siapa yang ngak kenal dengan dia yang telah menjadi pecatur terkuat Indonesia di usianya yang masih muda dan juga GMW.Irene Kharisma Sukandar pecatur putri Indonesia yang bakatnya luar biasa hingga membawa dia menjadi Grandmaster Wanita termuda dan terkuat di Indonesia dan disegani di tingkat dunia..

Itu membuktikan bahwa Indonesia sesungguhnya tidak kekurangan bibit dan bakat dalam olahraga adu otak ini. Sayangnya, sebagian besar anak-anak lainnya yang mungkin dapat menyamai atau bahkan menyaingi prestasi tadi, masih merupakan “pemain alam” yang “buta teori”. Mereka belum memahami Peraturan Permainan Catur secara benar. Ibarat intan, mereka belum diasah dan belum dibentuk

Pelajaran dasar main catur ini sengaja dipostingkan untuk memperkenalkan olahraga catur bagi mereka para pemula sebagai landasan dasar yang kokoh dalam memahami permainan yang agung ini.

Dr. Siegbert Tarrasch seorang Grandmaster Catur yang namanya terkenal pada permulaan abad XX pernah mengatakan “Like love, like music, chess has the power to make man happy”.(Seperti cinta, seperti musik, catur berpotensi untuk membahagiakan manusia!),

Saya berharap semoga pelajaran dasar catur ini dapat menuntun peminatnya memperoleh kesenangan dan kebahagiaan dalam memainkan catur yang indah ini. Bahkan turut bangga juka di antara anda nanti ada yang muncul sebagai Juara Dunia…oke kita lanjut !!

1. PAPAN CATUR

Papan catur terdiri dari 64 petak ang sama besar. Petak-petak itu iberi warna terang dan warna gelap secara berselang-seling. Dalam istilah catur, warna terang selalu disebut Putih dan warna gelap disebut Hitam

Letak papan catur yang benar menurut peraturan ialah, jika petak sudut bewarna putih berada di sebelah kanan setiap pemain. Lihat diagram1.
Diagram 1
Pemain Hitam

Petak putih

Petak putih
Pemain Putih

Beginilah letak papan catur yang benar. Ingatlah selalu, petak putih di sebelah kanan!

Nama-nama petak

Untuk memudahkan sebutan, setiap petak diberi nama. Caranya mudah sekali. Lihat diagram 2 berikut!
Diagram 2
Pemain Hitam

Pemain Putih

Nama tiap petak tediri dari satu huruf dan satu angka. Dengan demikian petak sudut warna putih disebelah kanan pemain Putih adalah petak h1. Sedangkan yang berada disebelah kanan Hitam adalah petak a8.

Dalam buku, majalah atau koran, gambar diagram papan catur selalu memperlihatkan pemain Hitam di sebelah atas dan pemain Putih di sebelah bawah. Karena itu Putih jalannya naik keatas sedangkan Hitam turun kebawah.

Kalau petak-petak itu dilihat dari arah pemain Hitam, maka akan terlihat sebagai berikut : lihat diagram 3
Diagram 3
Pemain Putih

Pemain Hitam

Dalam dunia catur, gambar papan catur ini lazim disebut diagram. Selanjutnya kita akan menggunakan istilah “diagram” ini

Pembagian Papan Catur

Selain nama petak, papan catur juga mengenal istilah : lajur, baris, diagonal, sayap-raja, sayap-menteri, medan-tengah atau pusat
a) Lajur

Yang disebut lajur adalah delapan deretan petak yang membujur ( vertikal ) dari satu pemain ke pemain lainnya. Dari diagram 4 terlihat bahwa papan catur mempunyai delapan lajur, dari a sampai h. Lajur-a terdiri dari delapan petak, a1-a2-a3-a4-a5-a6-a7-a8. Lajur-b juga terdiri dari delapan petak, b1-b2-b3-b4-b5-b6-b7-b8. Demikian pula lajur-c sampai lajur-h. Lihat diagram 4.
Diagram 4
Pemain Hitam

Pemain Putih

b) Baris

Yang disebut baris adalah delapan deretan petak yang melintang ( horizontal ) dari samping kiri ke kanan para pemain. Jumlah baris juga delapan seperti terlihat pada diagram 5. Baris kesatu terdiri dari a1-b1-c1-d1-e1-f1-g1-h1. Baris kedua ialah a2-b2-c2-d2-e2-f2-g2-h2. Demikian pula dengan baris ketiga, keempat hingga ke-8. Lihat diagram 5.
Diagram 5
Pemain Hitam

Pemain Putih

c) Diagonal

Yang disebut diagonal adalah deretan petak yang sewarna dan miring letaknya. Jumlahnya cukup banyak ada diagonal yang miring kekiri dan miring kekanan . ada pula diagonal warna hitam dan diagonal warna putih.

Sebuah diagonal sekurang-kurangnya terdiri atas dua petak. Diagonal yang terpanjang terdiri atas delapan petak. Penamaan diagonal didasarkan pada nama petak pangkal dan petak ujungnya. Petak pangkal. Petak pangkal adalah petak pada baris terendah ( dilihat dari pemain Putih ) dan petrak ujung adalah petak pada baris tertinggi ( juga dilihat dari pemain putih ). Perhatikanlah diagram 6 dan 7.
Diagram 6


Diagram 7



Diagonal a3-f8. terdiri atas petak a3-b4-c5-d6-e7-f8 salah satu diagonal terpendek adalah b1-a2 yang terdiri dari petak b1-a2. sedangkan salah satu diagonal terpanjang adalah a1-h8 yang terdiri dari petak a1-b2-c3-d4-e5-f6-g7-h8.

Cobalah hitung berapa banyak seluruh diagonal yang terdapat pada papan catur!

d) Sayap-merteri dan sayap-raja

Kalau umpamanya papan catur kita bagi dua dari atas kebawah, maka belahan disebelah kiri pemain Putih disebut sayap-menteri dan belahan dikanannya disebut sayap-raja. Disebut demikian karena kedudukan awal Menteri memang berada dibelahan itu. Demikian pula sayap-raja.

Kalau dilihat dari arah pemain Hitam, maka sayap-menteri terletak disebelah kanan sedangkan sayap-raja disebelah kirinya. Lihat diagram 8
Diagram 8
Pemain Hitam

Pemain Putih

e) Medan-tengah atau Pusat

Dari diagram 9 terlihat empat petak yang dibatasi garis tebal itu tepat berada ditengah papan catur. Keempat petak inilah yang dimaksud dengan medan-tengah atau pusat.
Diagram 9
Pemain Hitam

Pemain Putih

Arti dan kegunaan medan-tengah akan dibahas lebih lanjut pada posting yang akan datang ( tahap pembukaan )

2. BUAH CATUR

Buah catur dapat diumpamakan sebagai pasukan tentara. Pasukan itu memiliki berbagai jenis senjata dan perlengkapan.

Pada permulaan permainan, masing-masing pihak mempunyai : satu Raja, satu Menteri, dua Benteng, dua Gajah, dua Kuda dan delapan Bidak. Lihat diagram 10.
Diagram 10


Kedudukan awal buah catur diatas papan terlihat pada diagram 10.

Yang harus diperhatikan pada kedudukan awal ini ialah Menteri putih dan Menteri hitam. Menteri putih harus berada dipetak putih disamping kiri Raja putih. Menteri hitam menempati petak hitam sehingga berhadap-hadapan dengan Menteri putih. Dengan demikian, Raja putih juga berhadap-hadapan dengan Raja hitam.

Kalau kedudukan awal Menteri tertukar dengan Raja dan diketahui sebelum pertandingan selesai, maka permainan dianggap tidak sah dan harus diadakan pertandingan ulang.

Perhatikan sekali lagi kedudukan awal Menteri dan Raja melalui diagram 11
Diagram 11



Sekarang lebih jelas bagi kita, sayap mana disebut sayap-menteri dan mana yang sayap-raja. Selanjutnya merilah berkenalan dengan cara melangkahkan atau menjalankan buah catur. Juga cara memukul atau memakan buah lawan.
Menteri

Menteri merupakan buah yang terkuat. Dia boleh melangkah kekiri, kekanan, kedepan, kebelakang dan juga miring sepanjang diagonal. Apabila tidak ada penghalangnya, maka dari petak d4 ( seperti tampak pada diagram 12 ) dia dapat menjangkau 27 petak lain. Ini berti Menteri mempunyai 27 pilihan untuk pindah kepetak lain. Lihat diagram 12.
Diagram 12



Cobalah hitung jumlah bulatan biru yang menunjukkan petak yang dapat dicapai oleh Menteri itu! Bila ada buah catur lain yang menghalangi jalannya, maka dia tidak boleh melewati atau melompati buah lain itu. Kalau buah lain itu kepunyaan lawan, dia boleh memukul atau memakan buah lawan itu dan sekaligus menduduki petak tempat buah lawan tadi. Sebagai contoh perhatikan diagram 13.
Diagram 13



Sekarang Menteri di d4 itu tidak leluasa lagi pergi kemana-mana. Lurus kedepan dia terhalang oleh Gajah lawan di d7. dengan demikian dia tidak boleh melompat ke d8. paling jauh dia boleh memukul Gajah itu dan menggantikan tempatnya di d7.

Miring kekiri dia terhalang oleh Kuda hitam di b6. karena itu paling jauh dia hanya boleh sampai di b6 sambil memakan Kuda.

Mundur kebelakang ada bidak sendiri di d2. Jadi Menteri itu hanya boleh mundur setapak saja ke d3. Demikian pula jika dia mau mundur miring kekiri hanya boleh sampai di c3 karena ada Gajah sendiri di b2.

Mundur miring kekanan tidak boleh sama sekali sebab dihalangi oleh Kuda putih di e3. Begitulah cara Menteri melangkah dan memukul.
Benteng

Benteng merupakan buah catur terkuat kedua sesudah Menteri. Dia boleh melangkah maju atau meundur sepanjang lajur atau berjalan kekiri dan kekanan sepanjang baris. Perhatikan diagram 14.
Diagram 14



Perbedaanya dengan Menteri ialah dia tidak boleh berjalan miring sepanjang diagonal. Cara memukul atau memakan buah lawan sama dengan Menteri. Tetapi terbatas sepanjang lajur dan baris yang dikuasainya. Ada empat belas petak yang dapat dicapai benteng dalam keadaan leluasa.
Gajah

Gajah lebih lemah dari benteng. Dia hanya boleh berjalan miring menyusuri diagonal. Karena itu gajah yang berada dipetak putih, tidak mungkin beralih kepetak hitam. Sebaliknya Gajah petak hjitam tidak bisa melangkah kepetak putih. Perhatikanlah diagram 15.
Diagram 15



Diagram 15 memperlihatkan Gajah hitam berada di petak e5 dan Gajah putih di petak e4. Gajah hitam menguasai diagonal a1-h8 dan h2-b8. Gajah putih menguasai diagonal b1-h7 dan h1-a8. Kedua Gajah ini tidak meungkin saling bertabrakan dan karea itu mereka juga tidak mungkin saling memukul.

Tiap Gajah dapat mencapai 13 petak. Cara memukul buah lawan juga sama dengan Menteri, tetapi terbatas sepanjang diagonal saja,



Sabtu, 27 Oktober 2012

BENTUK-BENTUK LATIHAN KEBUGARAN JASMANI

1. Latihan Peningkatan Kelincahan
Kelincahan (agility) adalah kemampuan seseorang untuk dapat mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan. Kelincahan berkaitan dengan tingkat kelentukan. Tanpa kelentukan yang baik seseorang tidak dapat bergerak dengan lincah. Selain itu, faktor keseimbangan sangat berpengaruh terhadap kemampuan kelincahan seseorang.
Bentuk-bentuk latihan kelincahan antara lain : lari bolak balik (shuttle – run), lari belak-belok (zig-zag), dan jongkok – berdiri (squat thrust).


a. Latihan Mengubah gerak tubuh arah lurus (shuttle run)
1) Tujuannya : melatih mengubah gerak tubuh arah lurus.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a) Lari bolak-balik dilakukan dengan secepat mungkin sebanyak 6 – 8 kali (jarak 4 – 5 meter).
b) Setiap kali sampai pada suatu titik sebagai batas, si pelari harus secepatnya berusaha megubah arah untuk berlari menuju titik larinya.
c) Perlu diperhatikan bahwa jarak antara kedua titik tidak boleh terlalu jauh, dan jumlah ulangan tidak terlampau banyak sehingga menyebabkan kelelahan bagi si pelari.
d) Dalam latihan ini yang diperhatikan ialah kemampuan mengubah arah dengan cepat pada waktu bergerak.



b. Latihan lari belak-belok (zig-zag)
1) Tujuannya : melatih mengubah gerak tubuh arah berkelok-kelok.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a) Latihan bolak-balik dengan cepat sebanyak 2-3 kali antara beberapa titik (misalnya 4 -5 titik).
b) Jarak setiap titik sekitar dua meter.





 




c. Latihan mengubah posisi tubuh / jongkok-berdiri (squat-thrust)
a) Tujuannya : melatih mengubah posisi tubuh (jongkok dan berdiri tegak).
b) Pandangan ke arah depan.
c) Lemparkan kedua kaki belakang sampai lurus dengan sikap badan telungkup dalam keadaan terangkat.
d) Dengan serentak kedua kaki ditarik ke depan, kemudian kembali ke tempat semula
e) Latihan ini dilakukan berulang-ulang dengan gerakan yang sama.

d. Latihan Kelincahan bereaksi
1) Tujuannya : melatih kelincahan dalam melakukan suatu reaksi gerakan.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a) Berdiri dengan sikap ancang-ancang, kedua lengan di samping badan dengan sikap bengkok, perhatikan aba-aba peluit.
b) Bunyi peluit pertama, lari kedepan dengan secepat-cepatnya.
c) Bunyi peluit kedua, lari mundur secepat-cepatnya.
d) Bunyi peluit ketiga, lari kesamping kiri secepat-cepatnya.
e) Bunyi peluit keempat, lari ke samping kanan secepat-cepatnya
f) Latihan ini dilakukan terus – menerus secara berangkai tanpa berhenti dahulu.

Perwasitan Dalam Sepak Bola



a . Syarat-syarat Menjadi Wasit

Untuk menjadi wasit harusmemenuhi persyaratan sebagai berikut:
1) Berbadan sehat menurut keterangan dokter (tidak berkacamata,   tidak buta warna, dan penglihatan baik.
2) Umur antara 24 sampai 40 tahun.
3) Berijazah SMA atau sederajat.
4) Memahami dan melaksanakan janji wasit
5) Mengetahui dan memahami peraturan sepak bola dengan baik.

b . Perlengkapan wasit
1) Perlengkapan pakian dan sepatu bola yang lengkap.
2) Peluit
3) Notes dan alat tulis
4) Pencatat waktu (jam, stop watch)
5) Koin untuk undian.
6) Kartu merah dan kartu kuning.

c . Kerjasama Antara Wasit, Hakim Garis, dan Wasit Cadangan
Dalam memimpin suatu pertandingan wasit dibantu oleh 2 orang hakim garis dan 1 wasit cadangan. Tugas dan kewenangan yang diberikan kepadanya dimulai setelah memasuki lapanganpermainan. Wasit dan hakim garis harus saling bekerjasama yang baik dalam menjalankan tugasnya, supaya pertandingan dapat berjalan dengan baik dan lancer. Berhasil atau tidaknya seorang wasit dalam memimpin tergantung dari kerjasama pengadil dilapangan tersebut.

1) Tugas Seorang Wasit
a) Menegakkan dan menjalankan peraturan.
b) Membuat putusan yang memihak pada tim yang membuat pelanggaran.
c) Membuat catatan jalannya pertandingan.
d) Memberikan tendangan bebas langsung atau tidak langsung.
e) Memberikan hukuman tendangan (penalty kick).
f) Memberikan teguran dan peringatan pada pemain yangmembuat pelanggaran.
g) Menghentikan permainan untuk sementara atau seterusnya.
h) Menentukan bola sesuai dengan syarat atau standar tidak.

2) Tugas Hakim Garis
a) Membantu tugas wasit dengan berpegang teguh pada peraturan-peraturan yang berlaku.
b) Memberi isyarat kepada wasit dalam hal-hal sebagai berikut:
· Menentukan arah bola (trow in, corner kick, goal kick)
· Menentukan seorang pemain off-side atau tidak.

3) Tugas Wasit Cadangan
a) Menggantikan wasit atau hakim garis apabila ada yang berhalangan.
b) Mengurusi pergantian pemain.
c) Memberi isyarat padawasit jika pertandingan sudah selesai.
d) Mengatur official adan pemain pangganti.
e) Menerima isyarat dari wasit tentang penghentian pertandingan.
f) Memberikan pendapatnya bila diminta oleh wasit utama.

d . Posisi Wasit dan Hakim Garis
Agar wasit dapat mengamati pertandingan dengan cermat,maka wasit dan pembantu wasit perlu menempatkan diri di tempat yang benar, sehingga semua kejadian penting dapat diamati dengan baik. Kejadian itu seperti; permulaan pertandingan, tendangan sudut, tendangan gawang, tendangan hukuman, dll.

e . Isyarat-Isyarat Wasit dan Hakim Garis
Isyarat ialah suatu tanda berkenaan dengan permainan. Dalampermainan sepak bola isyarat tersebut dapat diberikan oleh wasit atau hakim garis, atau wasit pengganti.
1) Isyarat Wasit
Isyarat wasit dapat berupa peluit dan gerakan tangan, yaitu:
a) Bunyi Peluit
Bunyi peluit dari wasit umunya ada 2 macam yang didasarkan atas tujuan atau keguanaannya. Bunyi peluit dua kali pendek yang diikuti panjang, ini digunakan wasit sebagai isyarat dalamhal-hal sebagai berikut:
· Agar para pemain siap untuk memasuki lapangan permainan.
· Permainan dalam babak 1 selesai.
· Permainan dalam babak 2 selasai.

Bunyi peluit panjang satu kali,ini digunakan wasit sebagai isyarat dalam hal-hal berikut:
· Permainan dapat dimulai.
· Penghentian permainan untuk sementara karena ada kejadian
- Terjadi pelanggaran atas peraturan permainan.
- Bola keluar lapangan.
- Terjadi gol.
- Ada pemain yang cidera.
- Gangguan oleh cuaca atau penonton.
b) Gerakan Tangan
Untuk lebih memperjelas keputusannya isyarat wasit yang berupa bunyi peluit akan diikuti dengan gerakan tangan sebagai isyarat. Isyarat tangan itu diantaranya:
· Mengankat salah satu tangan lurus ke atas baik tangan kanan atau kiri berarti “ terjadi pelanggaran dengan hukuman tendangan bebas tidak langsung “.
· Mengangkat kedua tangan didepan dada menghadap kebawah dan digerakkan menyilang berarti “ tidak terjadi pelanggaran “.
· Kedua tangan menggantung sejajar disamping badan dengan telapak tanganmenghadap kedepan selanjutnta digerakan ke depan berarti “ meminta pemain untuk mundur ke belakang “.
· Salah satu tanganmenunjuk titik tengah berarti “ terjadi bola masuk kegawang/gol secara sah”.
· Salah satu tanganmenunjuk ke suatu tempat,sedang tangan yanglain menunjuk ke suatu arah, berarti “ menunjukkan tempat terjadinya pelanggaran dan arah bola “.
· Pada permulaan permainan wasit mengangkat salah satu tangan kea rah hakim garis dan pemain, berarti “ meminta yang bersangkutan siap untukmemulaipertandingan “.

2) Isyarat Hakim Garis
Untuk memberikan isyarat hakim garis menggunakan bendera. Isyarat itu adalah:
a) Mengangkat bendera lurus ke atas, berarti “ memberitahu kepada wasit untuk menghentikan permainan, karena bola keluar atau ada kejadian ataupun terjadi pelanggran, dengan menunjukkan bendera kearah tempat tersebut.
3) Isyarat Wasit Cadanagan
Isyarat dari wasit cadangan diberikan dari luar lapangan.isyarat itu antara lain:
a) Adanya pergantian pemain
b) Memberitahukan sisa waktu pertandingan
f . Isyarat-Isyarat Wasit Dalam Pertandingan

Permainan Rounders

 
Rounders adalah permainan bola kecil dengan teknik dasar yang hampir sama dengan permainan kasti yaitu melempar, menangkap, dan memukul ditambah dengan ketrampilan mengetik dan menghindari sentuhan bola.
A. Istilah Alam Permainan Rounders
Ball : Bola yang dilemparkan pelambung salah, yaitu bola tidak berada di atas tempat untuk memukul.
Strike : Bola yang dilemparkan pelambung benar, yaitu bola yang dilemparkan meluncur di atas tempat pemukul antara lutut dan bahu pemukul.
Out : Bola yang dipukul jatuh di luar garis batas pelari.
Base : Tempat hinggap bagi seorang pemukul atau pelari.
Pitcher : Pelambung, dari regu jaga.
Catcher : Penangkap bola/penjaga belakang dari regu jaga.
Home Base : Base tempat memukul bola.
Mengetik : Mematikan lawan dengan cara menyentuh bola.
Membakar : Mematikan lawan dengan memegang bola sebelum pemain sampai di base.
Home Run : Pemukul dengan pukulannya sendiri dapat kembali ke ruang bebas secara langsung.
B. Lapangan Rounders


C. Pemain Dalam Rounders
 Pelambung (Pitcher)
 Pitcher adalah pemain yang bertugas melempar bola kepada pemukul.
 Bola harus dilemparkan dengan kuat, cepat dan tepat berada di atas home base.
 Untuk mendapatkan lemparan bola yang keras dan cepat, pitcher harus melemparkan bola dengan ayunan penuh.
 Penangkap/penjaga (Catcher)
 Catcher adalah penangkap belakang yaitu salah seorang penjaga yang ditugaskan khusus menangkap bola di belakang home base.
 Pemukul (Batter)
 Ketentuan bagi pemukul (batter) adalah sebagai berikut :
1. Pemukul harus berlari jika :
a. Hasil pukulan pertama strike (baik)
b. Pukulan ketiga tidak kena tetapi wasit mengatakan strike (baik)
c. Pelari waktu lari menuju base dihalang-halangi oleh penjaga, maka pemukul bebas menuju base yang telah ditentukan oleh wasit.
Jika pitcher sudah empat kali melambungkan bola salah dan tidak dipukul, maka pemukul dipersilahkan melakukan free walk.
2. Bola baik (strike) meskipun :
a. Dipukul kena atau tidak kena oleh pemukul.
b. Tidak dipukul oleh pemukul.
c. Dipukul salah (out/keluar) oleh si pemukul.
3. Bola diangkap mati jika :
a. Bola hilang.
b. Bola sudah dipegang oleh pitcher dan siap dilemparkan kepada pemukul.
c. Bola out
Pada waktu bola mati, semua pelari tidak boleh meninggalkan base yang ditempati.
4. Pelari dianggap mati jika :
a. Pada waktu lari tidak menginjak base.
b. Melewati pelari yang ada di depannya.
c. Jika base yang dituju telah dibakar oleh penjaga.
d. Mengganggu penjaga yang sedang menangkap bola.
D. Cara Mematikan Lawan
  Cara mengetik yaitu dengan menyentuhkan bola ke tubuh pemain pemukul sebelum dia mencapai base.
  Cara membakar yaitu dengan menginjakkan kaki pada base yang dituju pelari sambil memegang bola.
E. Cara Bermain
1. Permainan rounders dimainkan oleh 2 regu, dimana tiap regu terdiri atas 12 pemain dengan 6 pemain cadangan.
2. Sebelum permainan dimulai, dilakukan undian. Regu yang memenangkan undian berhak memilih menjadi regu pemukul atau regu jaga.
3. Pemukul diberi kesempatan memukul sebanyak 3 kali, jika pukulan pertama atau kedua baik, ia harus lari menuju base.
4. Urutan memukul sesuai dengan normor yang telah ditentukan.
5. Pemukul di belakangnya tidak boleh mendahului pemukul di depannya.
6. Setiap base hanya boleh diisi oleh satu pemain saja.
7. Setiap regu pemukul berpindah base, regu jaga boleh mematikan.
8. Cara mendapatkan angka :
    Setiap base yang dilewati pemain mendapat angka 1.
    Jika dibakar atau terkena tik tidak mendapat nilai pada base itu.
    Jika dapat kembali ke ruang tunggu dengan pukulan sendiri dan setiap base selamat maka akan mendapat angka 6.

Bola Kasti

Lapangan
Hasil Modifikasi : http://sinauwerno-werno.blogspot.com
 
Ket : gambar lapangan kasti  yang di modifikasi
P1 ( Pelempar)
P2 ( Pemukul )
B1 ( Tiang pertolongan pertama )
B2 ( Daerah bebas  )
 
Ukuran yang terbesar ialah 30 x 60 M. dengan ruang pemukul dan ruang bebas menjadi 30 x 65 M. ukuran terkecil 30 x 45 M. dengan ruang pemukul dan ruang bebas menjadi 30 x 50 M. ukuran yang besar untuk anak-anak besar, sedang ukuran  yang kecil untuk anak-anak kecil atau anak-anak perempuan.
Semua garis batas dinyatakan dengan kapur, atau tali, atau bilah. Dapat juga dengan cara menggali tanah dengan ketentuan tidak lebih dari 3 cm. pada keempat sudut lapangan dan pertengahan garis samping di pasangkan bendera. Tinggi tiang bendera sekurang-kurangnya 1.50 M dari tanah. Dalam pertandingan, di luar garis (batas) harus ada tanah kosong yang lebarnya sekurang-kurangnya 5 M, sedang untuk di luar garis sebelah kiri 10 M. penonton harus berada di luar tanah kosong tersebut.

Kayu Pemukul
 
Sumber Gambar : Kaskus

Kayu pemukul terbuat dari kayu yang panjangnya antara 50-60 cm. Penampang bulat telor (oval), lebarnya tidak lebih dari 5 cm, dan tebalnya 3,5 cm. Panjang pegangan antara 15-20 cm, tebal 3 cm, dan boleh dibalut.
Kayu pemukul dapat berbentuk bulat panjang, dengan tebal antara 3,5-4 cm, dan panjang bagian pegangan sama yang tersebut dahulu. Kayu pemukul tidak boleh diganti dengan logam atau benda lainnya. Setiap regu dibenarkan menggunakan  kayu pemukul nya masing- masing, asal memenuhi syarat yang tersebut di atas.

Bola 
Bola yang dipergunakan adalah bola kasti, yang terbuat dan karet atau kulit, ukuran lingkaran antara 19-20 cm, dan beratnya antara 70-80 gram. Bola yang terlalu tinggi pantulan nya seperti bola tenis tidak baik untuk kasti. Yang terbaik tidak ten]alu kenyal dan tidak terlalu keras.

Aturan bermain dalam permainan bola kasti
Lama bermain
Lama pertandingan kasti sekurang-kurangnya 2 X 20 menit dan selama-lamanya 30 menit, tidak terhitung waktu istirahat 10 menit.

Regu
Setiap regu terdiri atas 12 orang pemain. Salah seorang ditunjuk menjadi pemimpin (kapten) regu. Semua pemain memakai nomor dada yang tampak dengan jelas. Sebelum pertandingan dimulai, kapten regu menyerahkan daftar nama-nama pemain dengan nomor urutnya kepada wasit. Giliran memukul bola berdasarkan urutan nomornya. Selama pertandingan urutan nomornya tidak boleh diubah. Wasit membolehkan adanya penggantian seorang pemain.

Wasit
Wasit memimpin pertandingan. Ia harus memegang teguh aturan-aturan main dan menjaga agar aturan-aturan diikuti dengan seksama oleh pemain-pemain. Petunjuk dan keputusannya adalah mutlak hams ditaati.
Nilai-nilai dicatat oleh seorang penulis yang dibantu oleh seorang, dan di bawah pengawasan Wasit. Penulis dan pembantu nya berdiri di luar lapangan, dekat dengan batas antara ruang pemukul dun ruang bebas.

Tempat pemain
Sebelum pertandingan dimulai, diadakan undian oleh wasit untuk menentukan regu mana yang akan menjadi regu pemukul atau regu lapangan. (Undian dapat pula dengan suit).

Regu pemukul
Regu pemukul berkumpul di dalam ruang bebas. Setelah dipanggil nomornya oleh penulis, pemukul mengambil tempat di dalam bujur sangkar tengah, dan siap untuk memukul.

Regu lapangan
Anggota regu lapangan menempati tempatnya yang telah ditentukan sebelumnya oleh pemimpin regu. Mereka dibenarkan berdiri di mana saja di luar atau di dalam lapangan, dengan ketentuan :
  1. tidak boleh berdiri di ruang bebas,
  2. tidak boleh ada pemain lain di dalam ruang pemukul, kecuali pelambung dan pembantunya,
  3. jalan lurus dan ruang pemukul ke tiang pertolongan tidak boleh dirintang.
Peringatan
Bila pemukul menunjuk suatu tempat lambungan bola, pelambung harus memenuhinya. Bila pemukul tidak menunjuk tempat lambungan, bola yang memenuhi syarat harus dipukul. Pemukul tidak boleh meminta lambungan bola di luar (melewati garis pukul) ruang pukul.

Banyaknya pukulan
Setiap anggota dan regu pemukul hanya berhak atas : satu pukulan saja. Pembebas adalah pemain dan regu pemukul yang mendapat giliran memukul pada saat anggota regu lainnya sedang berdiri di dalam lingkaran tiang pertolongan atau tiang bebas. Ia mendapat hak memukul 3 kali.

Mendapat Nilai
Seorang pemukul akan mendapat nilai 2, bila ia dapat lari dari ruang pemukul ke tiang bebas dan kembali ke ruang bebas dengan selamat, atas pukulannya sendiri.
Jika perjalanan kembali ke ruang bebas dilakukan dalam 2 atau 3 bagian dengan selamat dan pukulannya betul, maka pelari akan mendapat nilai 1.
Setiap anggota regu lapangan akan mendapat nilai 1 bila dapat melakukan satu kali tangkap bola. Bila pada akhir pertandingan jumlah nilai kedua regu sama besar, maka regu yang mendapat nilai lari terbanyak yang dinyatakan menang.

Meninggalkan  ruang bebas
Keluar dan ruang bebas dengan maksud akan turut bermain (ada dugaan akan terjadi pertukaran tidak bebas), tidak dibenarkan. Hukuman atas pelanggaran ini, dinyatakan “pertukaran bebas”.

Bola Tangkap
Setiap bola yang terpukul dan dapat ditangkap oleh pemain lapangan sebelum mengenai tanah, dinyatakan sebagai bola tangkap, dan penangkap mendapat nilai 1.

Lompat Jauh

 
Lompat Jauh - Secara umum, gerakan melompat dapat dikelompokan menjadi 2 bagian yaitu lompat jauh dan lompat tinggi. Kedua jenis Lompatan ini dilakukan dengan menggunakan satu kaki tolakan. Namun, dalam penelitian ini akan dibahas mengenai lompat jauh.

Lompat jauh merupakan salah satu aktivitas pengembangan akan kemampuan daya gerak yang dilakukan, dari satu tempat ke tempat lainnya. Dalam lompat jauh terdapat tiga macam gaya yaitu : Lompat Jauh gaya Jongkok (tuck), gaya menggantung (hang style), dan gaya jalan di udara (walking in the air). Gaya-gaya lompat jauh mengatur sikap badan sewaktu melayang di udara. Oleh karena itu teknik lompat jauh sering disebut juga gaya lompat jauh.


Perlu diketahui bahwa yang menyebabkan adanya perbedaan adanya perbedaan dari ketiga gaya tersebut sebenarnya hanya terdapat pada sat badan melayang di udara saja. Jadi mengenai awalan, tumpuan dan cara melakukan pendaratan dari ketiga gaya tersebut pada prinsipnya sama.

Mengenai unsur-unsur yang berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam melakukan lompat jauh meliputi daya ledak, kekuatan, kelincahan, keseimbangan dan lain-lain.

Drs. Eddy Suparman menjelaskan bahwa unsur pokok dalam lompat jauh adalah sebagai berikut :
1.    Harus dapat membangkitkan daya momentum yang sebesar-besarnya.
2.    Harus dapat memindahkan momentum gaya horizontal dan vertical.
3.    Harus dapat mempersatukan gaya tersebut dengan tenaga badan pada saat melakukan tolakan.
4.    Harus dapat menggunakan titik berat badan seefisien mungkin.
Teknik Lompat Jauh
injauan secara teknik pada lompat jauh meliputi empat masalah yaitu : Cara melakukan awalan, Tolakan (Tumpuan), Melayang di udara dan Pendaratan.
a.    Awalan
Awalan adalah suatu gerakan dalam lompat jauh dilakukan dengan lari secepat-cepatnya yang dilakukan untuk mendapatkan kecepatan setinggi-tingginya sebelum melakukan tolakan. Dapat juga dikatakan, awalan adalah usaha mendapatkan kecepatan horizontal setinggi-tingginya yang diubah menjadi kecepatan vertikal saat melakukan tolakan (Drs. Eddy Suparman, 1999).
Menurut (Drs. Eddy Suparman, (1995 : 44) hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan awalan adalah :
  1. Jarak awalan tergantung dari kemampuan masing-masing atlet bagi pelompat dalam jerak pendek sudah mampu mencapai kecepatan maksimal (full speed) maka jarak awalan cukup dekat / pendek saja (sekitar 30-35 meter atau kurang dari ini). Sedangkan bagi atlet lain yang jarak relatif jauh baru mencapai kecepatan maksimal, maka jarak awalan harus lebih jauh lagi (sekitar 30-45 meter atau lebih jauh dari itu). Bagi pemulasudah barang tentu jarak awalan lebih pendek dari ancar-ancar tersebut.
  2. Posisi saat berdiri pada titik awalan kaki dapat sejajar atau salah satu kaki ke depan. Hal ini tergantung dari kebiasaan masing-masing atlet.
  3. Cara pengambilan awalan mulai pelan, kemudian cepat (sprint).Kecepatan ini harus dipertahankan sampai menjelang bertumpu / menolak.
  4. Setelah mencapai kecepatan maksimal, maka kira-kira 3-4 langkah terakhir bertumpu (take off) gerakan lari dilepas begitu saja tanpa mengurangi kecepatan yang telah dicapai sebelumnya. Pada 3-4 langkah terakhir ini perhatian dan tenaga yang dicurahkan untuk melakukan tumpuan pada papan / balok tumpu.
Cara mengambil awalan dalam Lompat Jauh antara lain dilakukan dengan jalan sebagai berikut:
  1. Si pelompat mencoba beberapa kali melakukan lari secepat-cepatnya dari permulaan tempat berdiri (tempat/tanda pada waktu akan melakukan awalan) ke papan tolakan sampai tempat pada papan tolakan diukur jaraknya.
  2. Si pelompat mencoba beberapa kali melakukan lari secepat-cepatnya dari permulaan tempat berdiri ke papan tolakan ke tempat permulaan akan melakukan awalan. Setelah tepat baru diukur.
  3. Si pelompat mencoba  beberapa kali melakukan lari secepat-cepatnya dari permulaan tempat berdiri ke papan tolakan dari papan tolakan ke tempat permulaan akan melakukan awalan. Setelah tepat baru diukur walaupun sudah menetapkan ukuran untuk mengambil awalan dengan tepat. Untuk menjaga kemungkinan-kemungkinan terjadi kegagalan melakukan tolakan, biasanya si pelompat membuat dua buah tanda yaitu tanda I dan II.
b.    Tolakan
Tolakan adalah perpindahan dari kecepatan horizontal ke kecepatan vertical yang dilakukan dengan cepat dan kuat untuk mengangkat tubuh ke atas melayang di udara (1998 : 45).    Dalam melompat jauh, biasanya kita melakukan tolakan terkuat dengan kaki, dibantu dengan ayunan kaki dan ayunan kedua tangan ke depan ke arah atas.
Jika si pelompat dapat menggabungkan kecepatan awal dengan kekuatan tolakan kaki, ia akan membawa seluruh tubuh ke atas ke arah  depan melayang di udara. Jadi si pelompat dapat membawa titik berat badan ke atas, melayang di udara ke arah depan dengan waktu lama. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat melakukan tolakan diantaranya :
  1. Tolakan dilakukan dengan kaki yang kuat. Bagian telapak kaki yang kuat untuk bertumpu adalah cenderung pada bagian tumit terlebih dahulu dan berakhir pada bagian ujung kaki.
  2. Sesaat akan bertumpu sikap badan agak condong ke belakang
  3. Bertumpu sebaiknya tepat pada papan tumpuan
  4. Saat bertumpu, kedua lengan ikut diayunkan ke depan atas.
  5. Pada kaki ayun diangkat ke depan setinggi pinggul dalam posisi lutut ditekuk. 

c. Sikap Badan di Udara
Sesuai dengan pendapat (Drs. Eddy Suparman, 1995) yang mengkhususkan gaya jongkok sebagai penelitian teknik badan saat di udara setelah kaki kiri bertumpu. Maka kaki kanan diayun dengan cepat ke arah depan. Pada saat mencapai titik tertinggi sikap badan, kaki seperti duduk atau jongkok. Setelah bergerak turun kedua kaki dijulurkan ke depan, badan cenderung ke depan dan perhatian tertuju pada pendaratan.
Cara melakukannya sebagai berikut :
  1. Bersamaan melakukan tolakan, kaki diayun ke depan ke arah atas.
  2. Saat badan melayang di udara, kaki diturunkan. Bersamaan dengan itu, pinggul didorong ke depan, kapala ditengadahkan, dada dibusungkan dan kedua tangan ke atas arah belakang.
  3. Saat akan mendarat, kedua kaki diayunkan ke depan, badan dibungkukkan dan kepala ditundukkan siap untuk mendarat.
d.    Pendaratan

Pendaratan merupakan tahap akhir dari rangkaian gerakan lompat jauh. Hal-hal yang perlu diperhatikan menurut (Drs. Eddy Suparman, 1999) adalah sebagai berikut :
  1. Harus dilakukan dengan sadar agar gerakan yang tidak perlu dapat dihindari
  2. Untuk menghindari rasa sakit atau cedera pendaratan sebaiknya dilakukan dengan kedua belah kaki sejajar dan tumit terlebih dahulu mendarat di pasir dengan posisi mengepit
  3. Sebelum tumit menyentuh pasir, kedua kaki harus benar-benar diluruskan/dijulurkan ke depan. Usahakan agar jarak antara     kedua kaki jangan terlalu berjauhan, karena semakin lebar jarak antara kedua kaki berarti akan semakin mengurangi jauhnya lompatan
  4. Untuk menghindari agar tidak jauh duduk pada pantat, maka setelah tumit berpijak di pasir, kedua lutut segera ditekuk dan badan dibiarkan condong terus jauh ke depan
  5. Setelah melakukan pendaratan jangan keluar atau kembali ke tempat awalan melewati/menginjak daerah pendaratan dengan papan tumpuan
Faktor Yang Mempengaruhi Lompat Jauh
Faktor yang mempengaruhi prestasi lompat jauh menurut Suharto dalam bukunya dalam bukunya "Kesegaran Jasmani dan Peranannya disebutkan :
  1. Kecepatan (speed) adalah kemampuan untuk memindahkan sebagian tubuh atau seluruhnya dari awalan sampai dengan pendaratan. Atau bertumpu pada papan / balok sewaktu melakukan lompatan, kecepatan banyak ditentukan kekuatan dan fleksibelitas
  2. Kekuatan (Strenght) adalah jumlah tenaga yang dapat dihasilkan oleh kelompok otot pada kontraksi maksimal pada saat melakukan pekerjaan atau latihan dalam melakukan lompatan
  3. Daya ledak adalah kemampuan otot dalam melakukan tolakan tubuh melayang di udara saat lepas dari balok tumpu
  4. Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan suatu sikap tubuh tertentu secara benar dari awal melakukan lompatan sampai selesai melakukan lompatan
  5. Keterampilan adalah kemampuan untuk melakukan suatu gerakan motorik secara benar
  6. Koordinasi adalah hal yang harus dimiliki oleh seorang atlet untuk dapat mengkoordinasikan gerakan maju dengan kebutuhan naik.
Faktor non teknis juga dapat berpengaruh dalam hal ini, faktor yang mempengaruhi tersebut antara lain :
  1. Motivasi dari orang tua
  2. Guru dan pelatih yang propesional
  3. Adanya dana yang cukup
  4. Lingkungan yang baik
  5. Organisasi yang baik
  6. Dukungan masyarakat
 Bentuk Dan Ukuran Lompat Jauh :

Ukuran Lapangan lompat jauh untuk jarak awalan lari sampai balok tumpuan 45m, balok tumpuan tebal 10cm, panjang 1,72m, lebar 30cm, bak lompatan panjang 9m, lebar 2.75m, kedalaman bak lompat ± 1 meter